Properti Investasi Part 1 (PSAK No.13 – 2011)

 

Definisi Properti Investasi

 

Properti (tanah atau bangunan atau bagian dari bangunan – atau keduanya) yang dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) untuk menghasilkan rental atau kenaikan nilai, atau kedua-duanya, dan tidak untuk :

 

1. Digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif;    

    atau

 

2.   Dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

 

Properti Investasi (PSAK 13) Vs Properti yang digunakan sendiri (PSAK 16)

 

PSAK 13 membedakan antara properti investasi dengan properti yang digunakan sendiri.

 

Properti yang digunakan sendiri mengacu kepada PSAK 16 Aset Tetap 

Properti yang digunakan sendiri adalah :

 

Properti yang dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif.

 

Klasifikasi Properti Investasi

 

Untuk dapat mengklasifikasikan, suatu properti sebagai properti investasi, harus memenuhi kedua kriteria berikut :

 

1.  Tujuan penggunaan (rental dan/atau kenaikan nilai), dan

 

2.  Jenis kepemilikan (dimiliki  sendiri atau melalui sewa pembiayaan)

 

Contoh yang bukan Properti Investasi                                                           Diatur dalam PSAK

 

Properti yang digunakan sendiri                                                                                 PSAK 16

 

Properti yang diniatkan untuk dijual                                                                           PSAK 14

 

Properti yang dibangun atas nama pihak ketiga                                                    PSAK 34

 

Properti yang disewakan pada pihak lain dalam sewa pembiayaan                 PSAK 30

 

Properti dalam proses konstruksi / pengembangan yang akan digunakan

 

sebagai properti investasi                                                                                           PSAK 16

 

Apabila dalam satu properti sebagian memenuhi kriteria properti investasi dan sebagian lain tidak memenuhi kriteria properti investasi. Jika dua bagian tersebut :

 

1. Dapat dijual terpisah atau disewakan terpisah dalam sewa pembiayaan entitas mencatatnya             secara terpisah.

 

2. Tidak dapat dijual terpisah properti adalah properti investasi hanya jika bagian yang buka                    properti investasi jumlahnya tidak signifikan.


Sumber : PSAK 13 (2011)

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s