Properti Investasi Part 3 (PSAK No.13 – 2011)

Pengakuan Properti Investasi (lanjutan)

Fair Value Model (PSAK 13)

  1. Nilai wajar properti investasi harus mencerminkan
kondisi pasar pada tanggal neraca.
  2. Properti investasi tidak disusutkan.
  3. Laba atau rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar atas properti investasi harus  diakui dalam laporan laba rugi pada periode terjadinya.

Nilai Wajar

  1. Nilai wajar adalah nilai pada tanggal tertentu.
  2. Karena kondisi pasar dapat berubah, jumlah yang dilaporkan berdasarkan nilai wajar mungkin salah atau tidak tepat jika diestimasi pada waktu yang berbeda.
  3. Tidak tersedianya harga kini dalam pasar aktif yang sejenis, suatu entitas harus mempertimbangkan informasi dari berbagai sumber, termasuk:
    1. Harga kini dalam pasar aktif untuk properti yang memiliki sifat, kondisi dan lokasi berbeda disesuaikan untuk mencerrninkan perbedaan tersebut;
    2. Harga terakhir properti serupa dalam pasar yang kurang aktif, dengan penyesuaian untuk mencerminkan adanya perubahan dalam kondisi ekonomi sejakt anggal transaksi terjadi pada hargat ersebut,dan
    3. Proyeksi arus kas diskontoan berdasarkan estimasi arus kas di masa depan yang dapat diandalkan.

Sumber : PSAK 13 (2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s