Sewa/Lease (PSAK 30) & Transaksi yang mengandung Sewa (ISAK 8)

Definisi

Sewa adalah suatu perjanjian dimana lessor (Pihak yang menyewakan) memberikan hak kepada lessee (pihak yang menyewa) untuk menggunakan suatu aset selama periode waktu yang disepakati.

Awal Sewa vs Awal Masa Sewa

¨  Awal Sewa (Inception of the lease) adalah tanggal yang lebih awal antara tanggal perjanjian sewa dan tanggal pihak-pihak menyatakan komitmen terhadap ketentuan-ketentuan pokok sewa. Pada tanggal ini:

¤  Sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi atau sewa pembiayaan

¤  Untuk sewa pembiayaan , jumlah yang diakui pada awal masa sewa ditentukan

¨  Awal Masa Sewa (commencement of the lease term) adalah tanggal saat lessee mulai berhak untuk menggunakan aset sewaan.

¤  Tanggal ini merupakan tanggal pertama kali sewa diakui (yaitu pengakuan aset, kewajiban, penghasilan atau beban sewa)

Klasifikasi Sewa

¨  Sewa Pembiayaan (Finance Lease) adalah sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset. Hak milik pada akhirnya dapat dialihkan, dapat juga tidak dialihkan.

¨  Sewa Operasi (Operating Lease) adalah sewa yang tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset

Catatan : Klasifikasi sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi didasarkan pada substansi transaksi dan bukan pada bentuk kontraknya.

Indikator-indikator perjanjian Sewa menjadi Sewa Pembiayaan

 

a)     Sewa mengalihkan kepemilikan aset kepada lessee pada akhir masa sewa

b)     Lessee mempunyai opsi untuk membeli aset pada harga yang cukup rendah dibandingkan               nilai wajar pada tanggal opsi mulai dapat dilaksanakan, sehingga pada awal sewa dapat                   dipastikan bahwa opsi memang akan dilaksanakan

c)      Masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomis aset meskipun hak milik tidak                   dialihkan

d)     Pada awal sewa, nilai kini dari jumlah pembayaran sewa minimum secara substansial                        mendekati nilai wajar aset sewaan

e)      Aset sewaan bersifat khusus dimana hanya lessee yang dapat menggunakannya tanpa perlu          modifikasi secara material

f)        Jika lessee dapat membatalkan sewa, maka rugi lessor yang terkait dengan pembatalan                   ditanggung oleh lessee

g)     Laba atau rugi dari fluktuasi nilai wajar residu dibebankan kepada lessee

h)      Lessee memiliki kemampuan untuk melanjutkan sewa untuk periode kedua dengan nilai                  rental yang secara substansial lebih rendah dari nilai rental pasar

Catatan : Indikator – indikator diatas tidak selalu harus konklusif.

Sumber : PSAK 30 dan ISAK 8

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s